kali ini kita berbicara tentang cinta..
mencintai apa yang tidak bisa kita miliki,
mencintai yang tidak bisa kita gapai,
mencintai apa yang terlalu jauh bagi kita..
inilah cinta tanpa permintaan...
tidak meminta untuk dibalas
tidak meminta untuk dienuhi
tidak meminta untuk diberi hati..
hanya memilih untuk mencintai...
bukan karena cinta ini tanpa syarat..
bukan karena cinta ini tidak menginginkan apapun..
tapi karena yang dicintainya tidak mau menjawab..
hanya diam dan menjauh....
itu saja..
sesederhana itu....
cinta ini tidak mendapat apa yang dia inginkan...
jadi cinta ini memilih untuk tetap diam...
Rabu, 25 Februari 2009
Selasa, 27 Januari 2009
informasi s2 ilmu komunikasi undip
Jurusan Ilmu Komunikasi UNDIP segera buka Program Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi
Berikut detail informasinya :
Program akan dibuka dalam dua konsentrasi :
1. Kebijakan Media (kuliah pagi)
2. Komunikasi Strategis (kuliah sore)
Pendaftaran : 2-17 Maret 2009
Ujian Penerimaan : 19 Maret 2009
Pengumuman Hasil : 24 Maret 2009
Daftar Ulang : 25-30 Maret 2009
Awal Kuliah : 1 April 2009
Biaya :
Pendaftaran : Rp. 300.000,-
SBPPS : 2 juta (sekali bayar)
Kelas pagi : Rp. 6 juta
Kelas sore : 7,5 juta
dan biaya-biaya lain yang akan diatur kemudian.
Informasi hubungi :
Widi, Elin, Bayu 024-8442532
Berikut detail informasinya :
Program akan dibuka dalam dua konsentrasi :
1. Kebijakan Media (kuliah pagi)
2. Komunikasi Strategis (kuliah sore)
Pendaftaran : 2-17 Maret 2009
Ujian Penerimaan : 19 Maret 2009
Pengumuman Hasil : 24 Maret 2009
Daftar Ulang : 25-30 Maret 2009
Awal Kuliah : 1 April 2009
Biaya :
Pendaftaran : Rp. 300.000,-
SBPPS : 2 juta (sekali bayar)
Kelas pagi : Rp. 6 juta
Kelas sore : 7,5 juta
dan biaya-biaya lain yang akan diatur kemudian.
Informasi hubungi :
Widi, Elin, Bayu 024-8442532
Senin, 19 Januari 2009
semarang ternyata...
just realize kalo selama belasan kali mijn mantje ke semarang, dia ga pernah jalan2.
dan kemarin, kunjungannya yang kesekian kali, baru dia ingat kalo dia ga pernah berkunjung sebenar2nya ke semarang.
biasanya kunjungannya hanya berupa: datang, makan, keliling pleburan, istirahat, dan sudah selesai. itu karena dulu aku tinggal di tempat yang jauh dari Semarang kota. sebut saja namanya Mranggen. ya memang itulah namanya. mranggen adalah satu wilayah di perbatasan demak dengan semarang. secara administratif udah masuk kabupaten demak. tapi secara geografis, dia lebih deket ke kota semarang daripada ke pusat kota demak sendiri.
nah, kembali ke kunjungan minggu ini. pagi-pagi dia sampai di simpang lima. setelah menempuh 7 jam perjalanan bis ekonomi gresik-semarang (dia sama sekali tidak bisa menikmati dinginnya AC, jadi harus naik ekonomi biar ga mual :-(). sampailah dia jam7 pagi di Simpang 5. minggu pagi di simpang 5 semarang seperti melihat pasar tumpah. memang benar2 pasar tumpah kok. kita bisa nemu semuanya di situ. mulai dari serabi, rak, pembasmi hama, baju bekas, dllllllllllllllllllllllllllllllllll........
lalu, kami mencari bubur buat sarapan. sekedar bubur kacang hijau buat dia yang kelaperan dan aku yang udah pengen makan.
sebenarnya di simpang5 banyak sekali penjual makanan. tapi aku memutuskan untuk mengajaknya ke burjo carlos. itu adalah salah satu tempat yang fenomenal di semarang. sebenarnya sih cuma warung sederhana yang jualan bubur kacang ijo dan segala atributnya. tapi jadi istimewa karena pengunjungnya. ga tau gimana mulanya, tu burjo yang datengin mulai dari anak kuliahan yang duitnya pas2an ampe esmud2 dan orang kaya yang mobilnya berderet di parkiran.
saking fenomenalnya tu burjo, sebuah brand rokok make over-in warungnya dengan brand identity tu rokok. burjo itu bukanya 24 jam. kalo udah jam 2an pagi ke atas, katanya sih kita bisa ketemu temen2 gay yang lagi kumpul2. temenku juga pernah kena flirtingnya cowo kece di sana.orang juga kalo ngeliat temenku mungkin dikira gay juga. tapi cuma sebatas kerlingan mata aja ko. ga ampe grepe2..kan ada aku yang jadi guardian angelnya. hehehe....
abis di burjo yang fenomenal itu, aku mulai mikir2 lagi. ke manakah aku mengajak mijn mantje pergi?
jadilah kita ke mie ayam di daerah pamularsih yang juga fenomenal ..ramenya ga berhenti2...phew...
next destination...
polder tawang. dia bener2 menikmati di sana. tempat terbuka dengan suasana kota lama yang romantis..
eh, salah ding..ke tawang dulu. terus ke mie ayam itu..
beru=ikutnya aku ingin mengajaknya ke semawis. pusat jajanan yang berpadu dengan budaya tionghoa peranakan khas semarang. tapi karena jalan kaki, dia terlalu lelah...
dan kita kembali ke polder tawang....lalu mengantarkan dia ke stasiun poncol...dan aku menemaninya hingga nyamuk2 mulai lelah menggangguku...
letih, lelah,,,,
buatku dan buatnya.
23.00
pulang ke kos.
01.30
sebuah sms masuk
"keretaku mulai jalan.."
dan kemarin, kunjungannya yang kesekian kali, baru dia ingat kalo dia ga pernah berkunjung sebenar2nya ke semarang.
biasanya kunjungannya hanya berupa: datang, makan, keliling pleburan, istirahat, dan sudah selesai. itu karena dulu aku tinggal di tempat yang jauh dari Semarang kota. sebut saja namanya Mranggen. ya memang itulah namanya. mranggen adalah satu wilayah di perbatasan demak dengan semarang. secara administratif udah masuk kabupaten demak. tapi secara geografis, dia lebih deket ke kota semarang daripada ke pusat kota demak sendiri.
nah, kembali ke kunjungan minggu ini. pagi-pagi dia sampai di simpang lima. setelah menempuh 7 jam perjalanan bis ekonomi gresik-semarang (dia sama sekali tidak bisa menikmati dinginnya AC, jadi harus naik ekonomi biar ga mual :-(). sampailah dia jam7 pagi di Simpang 5. minggu pagi di simpang 5 semarang seperti melihat pasar tumpah. memang benar2 pasar tumpah kok. kita bisa nemu semuanya di situ. mulai dari serabi, rak, pembasmi hama, baju bekas, dllllllllllllllllllllllllllllllllll........
lalu, kami mencari bubur buat sarapan. sekedar bubur kacang hijau buat dia yang kelaperan dan aku yang udah pengen makan.
sebenarnya di simpang5 banyak sekali penjual makanan. tapi aku memutuskan untuk mengajaknya ke burjo carlos. itu adalah salah satu tempat yang fenomenal di semarang. sebenarnya sih cuma warung sederhana yang jualan bubur kacang ijo dan segala atributnya. tapi jadi istimewa karena pengunjungnya. ga tau gimana mulanya, tu burjo yang datengin mulai dari anak kuliahan yang duitnya pas2an ampe esmud2 dan orang kaya yang mobilnya berderet di parkiran.
saking fenomenalnya tu burjo, sebuah brand rokok make over-in warungnya dengan brand identity tu rokok. burjo itu bukanya 24 jam. kalo udah jam 2an pagi ke atas, katanya sih kita bisa ketemu temen2 gay yang lagi kumpul2. temenku juga pernah kena flirtingnya cowo kece di sana.orang juga kalo ngeliat temenku mungkin dikira gay juga. tapi cuma sebatas kerlingan mata aja ko. ga ampe grepe2..kan ada aku yang jadi guardian angelnya. hehehe....
abis di burjo yang fenomenal itu, aku mulai mikir2 lagi. ke manakah aku mengajak mijn mantje pergi?
jadilah kita ke mie ayam di daerah pamularsih yang juga fenomenal ..ramenya ga berhenti2...phew...
next destination...
polder tawang. dia bener2 menikmati di sana. tempat terbuka dengan suasana kota lama yang romantis..
eh, salah ding..ke tawang dulu. terus ke mie ayam itu..
beru=ikutnya aku ingin mengajaknya ke semawis. pusat jajanan yang berpadu dengan budaya tionghoa peranakan khas semarang. tapi karena jalan kaki, dia terlalu lelah...
dan kita kembali ke polder tawang....lalu mengantarkan dia ke stasiun poncol...dan aku menemaninya hingga nyamuk2 mulai lelah menggangguku...
letih, lelah,,,,
buatku dan buatnya.
23.00
pulang ke kos.
01.30
sebuah sms masuk
"keretaku mulai jalan.."
Selasa, 13 Januari 2009
anyone familiar with government PR? then i need ur suggest. sejauh yang saya tahu PR pemerintah pastibya punya tugas yang sangat berat di tengah kondisi ketidakpoercayaan masyarakat sebagai publik yang menjadi customer dan consumer kebijakannya.
ada distrust yang begitu mencolok ketika kita melihat pada tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada yang digelar di seluruh Indonesia. pilkada yang begitu ramai. pernah seorang pakar mencoba menghitung berapa banyak pilkada yang akan diikuti oleh penduduk yang punya hak pilih di negeri ini...uhmm...berapa ya? duh..saya juga lupa. payah banget kan?well, dont blame me for my forgetfulness...hehehe....ya intinya saking banyaknya masyarakat jadi bosan buat ikut milih. ato bukan karena banyaknya. melainkan lebih karena masyarakat muak ngelihat tingkah laku wakil-wakil kita yang udah terpilih. jadi milih ato engga ga ada pengaruh yang signifikan to...
eh, saya ko jadi ngelantur. pokoknya ini tentang distrust yang bikin kerja orang2 di humas pemerintah jadi super duper berat. bukan hanya soal menkomunikasikan pada masyarakat apa aja yang telah dikerjain buat rakyat. melainkan juga karena mereka bingung mo mensosialisasikan apa gitu.. orang kerja juga ga tau ada ato engga.. heheheh....
udah ah. mo mikir lagi aja.
ada distrust yang begitu mencolok ketika kita melihat pada tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada yang digelar di seluruh Indonesia. pilkada yang begitu ramai. pernah seorang pakar mencoba menghitung berapa banyak pilkada yang akan diikuti oleh penduduk yang punya hak pilih di negeri ini...uhmm...berapa ya? duh..saya juga lupa. payah banget kan?well, dont blame me for my forgetfulness...hehehe....ya intinya saking banyaknya masyarakat jadi bosan buat ikut milih. ato bukan karena banyaknya. melainkan lebih karena masyarakat muak ngelihat tingkah laku wakil-wakil kita yang udah terpilih. jadi milih ato engga ga ada pengaruh yang signifikan to...
eh, saya ko jadi ngelantur. pokoknya ini tentang distrust yang bikin kerja orang2 di humas pemerintah jadi super duper berat. bukan hanya soal menkomunikasikan pada masyarakat apa aja yang telah dikerjain buat rakyat. melainkan juga karena mereka bingung mo mensosialisasikan apa gitu.. orang kerja juga ga tau ada ato engga.. heheheh....
udah ah. mo mikir lagi aja.
Minggu, 04 Januari 2009
ke mana dia pergi?
dia..
sahabatku yang selalu ada..
selalu bangunin saat azan subuh menjelang..
lewat sms, misqol, ato telp,,
dia ga pernah lelah membangunkanku..
setiap hari..
tanpa aku minta,,,
setiap jam makan,
dia selalu bertanya, sudahkah aku makan?
kalo belum, dia selalu mengingatkanku akan maagku..
kadang dia menawari untuk menemaniku makan..
kadang aku yang memintanya menemaniku..
setiap aku bersamanya dan jam salat tiba,
dia selalu mengajakku berjamaah.
dia begitu peduli pada hidupku..
dia selalu menawarkan bantuan..
dari hal kecil sampai hal terbesar..
tapi dia ga ingin tampil pada momen2 bahagia hidupku..
dia ingin menikmati persahabatan kami ketika aku benar-benar butuh bantuan dan dukungan saja..
dia ingin aku mengurai beban dan masalah bersamanya
tapi dia selalu ingin aku menikmati kbahagiaanku sendiri..
dan sekarang..dia ada...dekat...begitu dekat di sekitarku...
tapi dia sudah pergi...
sahabatku yang selalu ada..
selalu bangunin saat azan subuh menjelang..
lewat sms, misqol, ato telp,,
dia ga pernah lelah membangunkanku..
setiap hari..
tanpa aku minta,,,
setiap jam makan,
dia selalu bertanya, sudahkah aku makan?
kalo belum, dia selalu mengingatkanku akan maagku..
kadang dia menawari untuk menemaniku makan..
kadang aku yang memintanya menemaniku..
setiap aku bersamanya dan jam salat tiba,
dia selalu mengajakku berjamaah.
dia begitu peduli pada hidupku..
dia selalu menawarkan bantuan..
dari hal kecil sampai hal terbesar..
tapi dia ga ingin tampil pada momen2 bahagia hidupku..
dia ingin menikmati persahabatan kami ketika aku benar-benar butuh bantuan dan dukungan saja..
dia ingin aku mengurai beban dan masalah bersamanya
tapi dia selalu ingin aku menikmati kbahagiaanku sendiri..
dan sekarang..dia ada...dekat...begitu dekat di sekitarku...
tapi dia sudah pergi...
Langganan:
Postingan (Atom)